oleh

Gerakan Seribu Tangan Palsu ITS dan ITB STIKOM Diawali dari Denpasar

-Education-1.462 views

LOKABALI.COM – ITB STIKOM Bali menjadi mitra Institut Teknologi Surabaya (ITS) dalam menjalankan program Seribu Tangan Palsu. Bali dipilih menjadi lokasi awal program untuk para difabel.

Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Inovasi ITB STIKOM Bali I Made Sarjana mengatakan, program kolaborasi pentahelix itu dinilai sangat mulia.

Dengan perangkat dan fasilitas yang dimiliki, ITB STIKOM Bali akan jadi pusat produksi pembuatan tangan palsu. Selain itu, kata Made Sarjana, dalam pengembangan akademis, pembuatan tangan palsu akan dijadikan program Tri Darma Perguruan Tinggi unggulan.

“Inspirasinya untuk Denpasar, untuk Bali, untuk Indonesia dan bahkan dunia. Program ini diharapkan bisa membantu saudara kita yang membutuhkan,” kata Made Sarjana di Jimbaran, Bali, Kamis (20/10/2022).

Gerakan Seribu Tangan Palsu ini akan dirilis pada 28 Oktober 2022 di Denpasar.

Sedangkan, dosen ITS Djoko Kuswanto menambahkan, teknologi yang dikembangkan itu akan disebarkan secara open source atau sistem terbuka.

Dikatakan Djoko Kuswanto, siapapun bisa mengunduh desain itu kemudian mencetaknya di mesin cetak 3D. Secara program, gerakan itu akan melibatkan siswa SMK yang memiliki kompetensi di bidang digital.

“Kerja kolaborasi ini memberikan akses cepat untuk menjalankan program Seribu Tangan Palsu. Disini juga ada SMK dibawah binaan ITB STIKOM Bali,” kata Djoko Kuswanto.

Dengan pola sumber terbuka, memungkinkan pembuatan tangan palsu itu bisa dilakukan oleh semua orang. Djoko mengungkapkan, desain prostetis akan disiapkan oleh akademisi.

“Nanti akan banyak yang ditraining, anak-anak SMK atau siapapun. Gunanya kampus disini adalah untuk pembinaan,” kata Djoko.

Sementara, Wan Zalega Radzi dari Fabs Lab mengungkapkan, tugas sosial itu menjadi tanggungjawab bersama. Bukan hanya tugas pemerintah ataupun kelompok tertentu saja.

“Fabs Lab ini sebagai ruang bereksperimen,” kata perempuan yang akrab disapa Bu Ziu ini. (LBc50)

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain