oleh

Warga Tionghoa Solo Iringi Kepergian Para Arwah Melalui Sembahyang King Hoo Ping

-Tradisi-3.426 views

Sembahyang King Hoo Ping selain sebagai ungkapan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga memenuhi kewajiban ruhani anak cucu kepada para leluhurnya .

Oleh karena itu sebagai bentuk bhakti para anak cucu kepada para leluhur yang sudah tiada, warga Tionghoa memberikan berbagai macam  persembahan sesaji, baik yang berupa vegetarian maupun non vegetarian.

Sesaji tersebut sebagai ungkapan wujud rasa Syukur sekaligus symbol dan harapan doa, agar apa yang menjadi cita cita dan harapan umat Konghucu  senantiasa di kabulkan oleh Tuhan Yang Esa.

‘ Bagi masyarakat Tionghoa yang masih memegang teguh tradisi adat Jit Gwe, mereka pantang menggelar hajat pernikahan dan kemeriahan suka suka lainya.  Alasanya  bulan 7 Imlek merupakan bulan khusus untuk sembahyang King Hoo Ping. Atau setidaknya  rasa simpati manusia yang masih hidup kepada mereka yang sudah tiada.’ Kata Pendeta Ws.Adjie Chandra mengungkapkan

Nabi Khongcu mengajarkan kepada kita agar memperlakukan mereka yang  sudah mati seperti orang hidup.  Semasa hidup mereka tidak hanya meninggalkan dan mewarisi kita suri teladan, akan tetapi juga tuntunan dan ajaran kehidupan, agar anak cucunya kelak dapat menjadi orang yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain. .

Majelis Agama Khonghucu Indonesia Surakarta berdiri  sejak puluhan tahun silam. Setiap tahun MAKIN selalu menyelenggarakan upacara King Hoo Ping yang di ikuti sebagian besar  umat Konghucu di Kota Solo. , Upacara sembahyang King Hoo Ping merupakan bentuk pendidikan etika moral dan budi pekerti kepada umat Khonghucu khususnya para generasi muda agar selalu bersedia membantu orang lain.

Oleh karenanya di akhir upacara King Hoo Ping,  pendeta Adjie Chandra beserta Ketua WAKIN ( Wanita Agama Khonghucu Indoneia0, Js. Novita  Luisiana Dewi, S.E beserta para rohaniawan dan umat Konghucu, membagi bagikan beras kepada peserta upacara.  Bantuan beras berasal dari para donator yang setiap tahun disertakan pada acara sembahyang King Hoo Ping./ Jk

baca juga : Filosofi makna sekaten dalam tradisi Islam Jawa

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain