LOKABALI.COM – Berawal dari keinginanya mengembangkan usaha kuliner di sekitar kota Solo, Nur Hikmah bersama suaminya, Mohammad Zeburo, membuka rumah makan Bebek Madura dengan label Pak Subur.

Masakan khas ala pulau garam tersebut di olah dengan aneka bumbu rempah, sehingga mampu menimbulkan warna hitam pada daging bebek.
Baca juga : Menu crispy duck jadi top ikon di warung pregina sanur
‘ Warna hitam ini merupakan bumbu rempah khas bebek Madura, sehingga memiliki daya tarik tersendiri pada saat disajikan ‘ Jelas Nur Hikmah dalam keteranganya.

Selain warna hitamnya yang khas, rasa bebek Madura berpadu dengan sambal dan lalapan semakin membuat selera makan ketagihan.
Apalagi bahan baku daging bebek menggunakan bebek lokal, bukan bebek hibrida. Sehingga rasa yang dihasilkan sangat gurih, sebab tekstur daging bebek lokal sangat kasad teksturnya.
‘ Dari sisi harga tidak membuat kantong bolong. Hanya dengan merogoh kocek 30 ribuan, pelanggan sudah dapat merasakan 1 paket kelezatan bebek Madura beserta minuman’ Imbuh Nur Hikmah.

Suasana tempat makan juga mendukung untuk santai bersama keluarga dan sahabat. Di lengkapi dengan belasan rumah gazebo gaya jawa klasik, pendapa dan ruang makan utama yang luas, membuat para tamu akan betah makan di Bebek Goreng Pak Subur.
Apalagi letak posisi rumah makan berada di pinggir jalan strategis, Jl. propinsi Solo – Sragen (km.25), sehingga kerap dijadikan jujugan para tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan mengusung slogan, ‘ Harga kaki lima, rasa bintang lima’, Nur Hikmah senantiasa berusaha menjaga mutu dan rasa.
Begitupun target pasar konsumen yang di bidik, tak sebatas pasar menengah keatas melainkan juga pasar menengah kebawah.
‘ Agar semua pelanggan dari berbagai kalangan dapat merasakan kelezatan bebek Madura Pak Subur ‘ Jelasnya.
Selain menyajikan menu bebek madura, menu kakap goreng dengan tambahan pete goreng, lalap dan sambal, juga menjadi menu favorit di rumah makan Bebek Madura Pak Subur./ Jk




















Komentar