LOKABALI.COM – Kementerian Tenaga Kerja memfasilitasi mudik gratis kepada 12.690 pekerja dan keluarganya pada Lebaran 2026. 230 armada bus disiapkan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, tahun ini peserta juga menyasar pekerja informal seperti pengemudi ojol.
“Tahun ini ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita juga melibatkan teman-teman ojol untuk menikmati manfaat dari program mudik gratis ini,” kata Yassierli.
Secara simbolis, pemudik diberangkatkan dari Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026. Sepanjang perjalanan, pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diwajibkan untuk awak angkutan, sopir dan kernet.
Pemeriksaan dilakukan di enam titik yakni, Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar. Termasuk, di berbagai tempat keberangkatan mudik gratis yang dikoordinasikan oleh Kemnaker.
“Alhamdulillah hari ini kita melepas mudik gratis bagi pekerja/buruh dan ojol di Kemnaker. Ini baru satu titik dari sekian titik yang kita koordinasikan,” kata Yassierli.
Posko THR
Program mudik gratis Kemnaker itu bukan saja memfasilitasi para pemudik pulang ke kampung halaman dengan nyaman dan aman. Namun, Kemnaker juga menyiapkan Posko THR Keagamaan 2026.
Posko THR itu disiapkan di pusat hingga di daerah dan kawasan industri. Setiap pengaduan yang masuk akan diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Hingga Selasa (17/3/2026) pukul 10.00 WIB, Posko THR Keagamaan 2026 Kemnaker menerima laporan aduan pembayaran THR di 1.121 perusahaan.
Dari laporan tersebut, terdapat 975 aduan THR tidak dibayar, 378 aduan THR tidak sesuai ketentuan, dan 302 aduan THR terlambat dibayarkan.
Seluruh laporan saat ini sedang dalam tindak lanjut pengawas ketenagakerjaan.
“Jadi silakan sampaikan aduan jika pekerja seharusnya mendapatkan THR, tetapi tidak dibayarkan,” ujar Yassierli. (JJ)



















Komentar