oleh

Keangkeran Pertapaan Pringgondani Gunung Lawu

-Budaya, Nusantara-24.066 views

Tempat ini biasanya di pakai sebagai tempat untuk bersemedi menjalani laku kungkum mendekatkan diri kepada Sang Hyang Wasesa Jagad atau Gusti Allah. Tak sembarang orang mampu menjalani laku di tempat ini, hanya mereka yang berhati bersih dan tulus yang kuat bertapa di tempat ini. Karena tak sedikit para pelaku ritual yang mencoba ilmu atau sekedar coba coba saja akhirnya kesurupan setelah beberapa saat mereka menjalani kungkum.

Sanggar Pamelengan atau Pertapaan Pringgondani hanyalah sebuah bangunan Pesanggrahan seluas kurang lebih 8m X 5m persegi, yang di dalamnya terdapat tempat pamujaan manembah kepada Gusti dan para leluhur. Selain perabuan tempat pembakaran kemenyan dan hio, di tempat ini juga terdapat beberapa pesan yang sarat dengan nilai nilai keluhuran, agar para pelaku ritual tak menyimpang dari jalan kebenaran yang dituju.

Diantaranya pesan yang berbunyi Ora Pareng Nyalahgunakake Asma dalem Panembahan Kotjonagoro, mengko ndak kesiku ( Tidak boleh menyalahgunakan nama Panembahan Kotjonagoro untuk tujuan yang tidak baik). Pesan ini untuk mengingatkan siapapun orangya yang datang berkunjung ke Pertapaan Pringgondani, agar senantiasa tetap bertuju kepada Gusti Allah segala permohonanya.

Dalam pandangan mata bathin Sanggar Pamelengan ini merupakan sebuah kamar tidur krobyongan yang berselimutan warna keemasan menutupi seluruh peraduan.

Pertapaan tersebut hanyalah sebagai sarana untuk mengingatkan kita kepada para leluhur yang telah memberi warisan kepada para anak cucu, yang sampai sekarang ini masih bisa di rasakan manfaatnya bagi anak cucu.

Sanggar Pamelengan hanyalah sebagai tempat untuk memanjatkan puja dan puji kehadirat Gusti Allah dari para anak cucu, agar Gusti senantisasa memohonkan ampun atas segala kesalahan dan dosa para leluhur- leluhurnya.

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain