Festival Budaya Spiritual menjadi media untuk menyampaikan serta menguatkan pesan kesadaran dan kepercayaan diri dari para penghayat.
“Bahwa penghayat tidak didiskriminasi, karena pemerintah sudah dan terus berupaya melakukan pelayanan,” jelasnya
Napak Tilas Spiritual diikuti 100 peserta dari beragam paguyuban penghayat kepercayaan yang tersebar di Provinsi Jawa Tengah. Peserta pria mengenakan busana batik/nusantara, sedangkan peserta wanita mengenakan busana berwana hitam dan memakai jarik/tapih.
Baca juga : 7 falsafah kepemimpinan sultan agung untuk para pemimpin bangsa
Juru kunci makam yang mendampingi peserta, menjelaskan di Astana Mangadeg Karanganyar menejelaskan, disitu juga ada makam MN II dan MN III termasuk sejumlah kerabat dari para pemimpin Pura Mangkunegaran.
“Ada sekitar 125 makam yang berada di Astana Mangadeg,” kata Wignyo. (Jkk)




















Komentar