oleh

Membangun Tata Cara Baru Pariwisata di Kabupaten Temanggung

-Jelajah, Spot-254 views

LOKABALI.COM – Usaha pariwisata dengan segala turunannya menjadi sektor yang paling terdampak pandemi COVID-19. Pariwisata sangat mengandalkan pergerakan orang, sementara pandemi menghentikan mobilitas.

Namun, hal itu bukan berarti pariwisata akan selamanya mengalami dorman alias mati suri. Masih banyak celah yang dapat diangkat agar destinasi tetap adaptif di masa pandemi.

KSU-Pemogan

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung mencoba mengangkat potensi destinasi tersebut dengan memperbaharui manajamen tata kelola pariwisata di masa pandemi.

Pembuatan Wayang Kedu Gagrak Temanggung. Wayang Kedu menjadi cerminan masyarakat agraris di Kabupaten Temanggung – foto: Istimewa

Pelatihan diberikan kepada para pelaku dan pengelola destinasi pariwisata di Kabupaten Temanggung. Pemkab Temanggung menggandeng LKP Smile Zone.

“Kami memiliki sejumlah destinasi yang tak kalah dengan tempat lain, dengan pelatihan ini, kami berharap Temanggung punya destinasi wisata yang unggul dan berkualitas,” kata Bupati Temanggung H. Muhammad Al Khadziq, Rabu, 27 Oktober 2021.

Pelatihan dilakukan secara bertahap dengan
lokasi pelaksanaan berpindah dari satu destinasi ke destinasi yang lain. Desa wisata yang dimiliki Temanggung tersebar hingga kawasan pinggiran.

Untuk merasakan suasana destinasi desa wisata, peserta diperkenankan menginap di homestay milik warga.

“Sekaligus, itu menjadi bentuk pelatihan warga dalam menerima tamu dan wisatawan dari luar,” jelas Al Khadziq.

Proses sangrai kopi secara tradisional di Desa Margolelo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung – foto: Istimewa

Direktur Pengelola LKP Smile Zone Temanggung Laela Apriana Maftuchah menambahkan, pelatihan dimulai sejak 11 September hingga 25 Oktober 2021 dengan ikut melibatkan narasumber lokal yang berkompeten.

“Kami juga mengundang narasumber nasional nasional agar peserta mendapatkan materi pengelolaan destinasi secara menyeluruh,” jelas Laela.

Sejumlah narasumber yang hadir yakni, Denden Sofiudin, Yudhianto, Eryna Nuursanti Dewi, Cintya Ayodhia Prabowo, Faisal Anam, Achmad Fathur Rosyid, Alfy Nor Riyadho dan Rafiq Maulana Aziz.

Sedangkan pemateri nasional antara lain, Joko Triyanto, Rudi Tulang, Iwhan Gimbal, Rendra Polapike, Jose Handani, Candra Irawan, Nuryanto Omah Mbudur, dan Chaerul Umam. (Way)



Komentar

Berita Lain