oleh

Memaknai Simbol Barikan Malam Satu Sura

-Budaya-5.439 views

Seperti halnya nasi tumpeng yang memiliki makna doa dan harapan kepada Tuhan sebagai sebuah ungkapan wujud rasa syukur atas berkah yang sudah di berikan selama ini.

Begitupun pada symbol barikan yang memiliki maksud dan harapan, agar masyarakat jawa senantiasa di jauhkan dari segala marabahaya. Di berikan berkah keselamatan di tahun yang baru agar dapat mengarungi tahun tersebut dengan penuh keselamatan.

Baca juga : kolaborasi ratusan seniman bali dan pegiat seni pentaskan lakon calonarang-di pura mangkunegaran

Sebab bulan sura merupakan tahun baru jawa hasil penyatuan kalender hijriyah dan kalender tahun saka, yang awal perjalananya di mulai dari bulan sura, imbuh Arya Jati dalam uraianya.

Di tambahkan Aryo Jati, dalam penanggalan kalender Jawa hanya dikenal penghitungan tahun windu atau sewindu. Tiap tahun dalam penanggalan memiliki nama nama diantaranya, Alif, Ehe, Jimawa, Je, Dal, Be, Wawu dan Jumakir.

Pada petung penanggalan Tahun Jawa, memiliki beberapa ke istimewaan yang berhubungan dengan umur dan weton manusia. Dalam penanggalan Jawa di kenal dengan isitilah ‘tumbuk cilik’ dan ‘tumbuk gede’, tumbuk artinya bertemu.

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain