oleh

152 Siswa SMK Kesehatan Purworejo Jalani Ucap Janji Calon Praktikan

-Education-2.359 views

KORANJURI.COM – 152 siswa kelas XI SMK Kesehatan Purworejo dari jurusan Farmasi (68) dan Keperawatan (84), menjalani Ucap Janji atau Sumpah Calon Praktikan, Rabu (06/03/2024), di Hotel Plaza, Purworejo.

Pengambilan sumpah calon praktikan angkatan ke IX tahun 2024 ini, dipimpin langsung oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd.

Kegiatan ini diikuti semua siswa kelas XI didampingi orangtua/wali masing-masing, disaksikan para guru, perwakilan PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia), perwakilan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), pimpinan RS/Puskesmas/apotek tempat siswa PKL, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Pengawas SMK Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Jateng, Bani Mustofa, M.Pd., serta Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen, Ir Ari Tiasadi.

Usai pelantikan, Nuryadin menjelaskan, bahwa pengambilan sumpah ini merupakan bagian dari kurikulum yang ditetapkan di SMK Kesehatan Purworejo.

Hal itu sebagai bentuk keseriusan dan kesungguhan sekolah, bahwa siswa harus diambil sumpahnya sebelum diterjunkan di rumah sakit, puskesmas maupun apotek untuk menjalani PKL.

“Karena mereka akan berhadapan langsung dengan masyarakat yang mana jika sampai terjadi kesalahan, maka akan berhadapan pada hukum,” jelas Nuryadin.

Sebelum dilantik, ungkap Nuryadin, para siswa juga menjalani pembekalan yang dilanjutkan dengan ujian. Hasilnya, siswa terbaik yang mendapatkan penghargaan adalah Anisa Putri Ramadhani kelas XI Keperawatan 1 dengan nilai responsi 99 dan Niken Amalia Agustin kelas XI Farmasi 1 dengan nilai responsi 99.

Pengambilan sumpah ini, menurut Nuryadin, merupakan bagian dari keunggulan atau ciri khas di SMK Kesehatan Purworejo dan merupakan bagian dari promosi. Diharapkan masyarakat, orangtua dan DUDI bisa melihat keunggulan ini.

Dengan PKL, kata Nuryadin, siswa bisa mempraktekkan ilmu yang didapat selama 1,5 tahun di sekolah, dihadapkan langsung dengan kenyataan di lapangan. Diharapkan ilmu yang didapat itu bisa diamalkan dan nantinya ada pengalaman baru selama menjalani PKL.

“Sehingga ketika pada saatnya lulus, mereka siap kerja siap kuliah. Siap bekerja sambil kuliah,” terang Nuryadin sambil menambahkan, bahwa para siswa akan menjalani PKL di sejumlah RS, puskesmas dan apotek se Purworejo, dimulai 7 Maret 2024 hingga 3 bulan kedepan.

Ari Tiasadi dari Yayasan Bina Tani Bagelen menyebut, bahwa adanya pengambilan sumpah ini adalah hal yang baik untuk dilakukan dan merupakan bagian dari kurikulum di SMK Kesehatan Purworejo. Ini sebuah nilai plus, karena siswa benar-benar disiapkan secara serius untuk menjalani PKL.

“Akan berbeda, ketika praktek di sekolah dengan langsung di masyarakat. Selama menjalani PKL, lakukan dengan baik, sebaiknya jangan sampai ada kesalahan. Karena itu juga menyangkut kredibilitas sekolah,” pungkas Ari Tiasadi berpesan. (Jon)

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain