Owner rumah mode Ayuna Colection yang sejak tahun 2005 sudah merambah dunia modeling di Eropa ini mengatakan, kolaborasinya dengan Joko SSP tak lepas dari hobinya di dunia model yang sejak tahun dua ribu ia sudah menjadi anak didik Joko SSP.

Puluhan tahun mengasah ketrampilan di dunia model hingga mampu go internasional, Ayu kemudian mencoba menekuni dunia mode sebagai desainer. Hal tersebut tak lepas dari mata tajam Joko SSP yang melihat adanya talenta dalam diri Ayu.
Bagi Ayu, Joko SSP tak hanya sebagai sahabat dan guru, namun juga motivator. Sehingga melalui bimbinganya, Ayu sekarang sukses membesut Ayuna Collection.
Dipilihnya model tenun ikat di session 2 CJFW di karenakan, Ayu ingin menyampaikan pesan bahwa membuat kain tenun ikat itu tidak mudah. Harus melalui proses yang lama untuk menjadi kain yang indah.
‘ Apalagi tenun merupakan salah satu warisan budaya bangsa tak berbenda seperti halnya batik. Untuk itu menjadi nilai kebanggaan tersendiri dapat melestarikan karya budaya bangsa. Apalagi jika hasil karya tersebut dipakai oleh masyarakat, rasanya sangat bangga sekali ‘ Ujar Ayu menyampaikan alasanya menampilkan karya tenun ikat.
Ayu berharap, melalui karya karyanya ia dapat membawa harum nama bangsa di dunia internasional, sekaligus memperkenalkan adi luhung budaya bangsa melalui wastra Nusantara.


















Komentar