Apalagi selama berkiprah memimpin komunitas Topeng Gedruk, Erawati kerap melakukan pementasan di hotel hotel dan jasa pariwisata untuk mengenalkan tari topeng gedruk kepada para wisatawan.
Baca : Keris Pasopati, Pusakanya Para Pemimpin Nusantara
Oleh karena itu baginya, penting sekali para penari mampu mengendalikan dirinya sendiri.
Di ceritakan Erawati, satu pengalaman pernah di alami oleh anak asuhnya yang waktu itu menggelar pementasan tak jauh dari komplek pemakaman umum.
Sebagai pengasuh Erawati tak menyangka, jika salah satu penarinya kerasukan roh liar dari kuburan. Ia tak mampu mengendalikan dirinya, sehingga harus di tangkal oleh beberapa orang agar roh yang merasuki tidak semakin liar di luar kendali.
Alhasil setelah melalui ritual tertentu, roh tersebut akhirnya berhasil di keluarkan dan penari tersadar.
Lewat pengalaman yang pernah di alaminya waktu itu, maka setiap kali pementasan, Erawati lebih dulu menanamkan arahan dan pengendalian pikiran kedalam maindset para penari. Agar mereka dapat mengontrol perilakunya, meski pengaruh kekuatan topeng tersebut mulai merasuki alam bawah sadar penari.




















Komentar