oleh

Ini Peran Kartini Menghadapi Tantangan Jaman

-Profil-242 views

LOKABALI – Peran perempuan dalam pembangunan bangsa tidak cukup dari dalam keluarga, melalui tugas dan kewajibanya mendidik anak agar manjadi anak yang berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsa. Akan tetapi para perempuan juga harus berani tampil menjadi pelopor perubahan.

Seperti halnya apa yang di lakukan oleh Raden Ajeng Kartini dalam mewujudkan emansipasi perempuan, demikian di sampaikan oleh KP. KPP. Dato’ Sri. Dr. H. Andi Budi Sulistijanto, SH. M. Ikom.

ITB-STIKOM-Bali

Ketua Yayasan Indonesia Maju dan Berbudaya ini mengungkapkan, mengenang perjuangan R. A. Kartini tidak cukup hanya melihat sejarahnya saja, namun juga harus meniru langkah nyata apa yang pernah di lakukan oleh Kartini. Perjuangan Kartini dulu dengan Kartini sekarang berbeda, tidak lagi memberantas buta aksara dan buta baca, tetapi memberantas kebodohan ahklak dan budi pekerti.

Kartini dalam keluarga bertugas menjadi benteng sekaligus guru terhadap pendidikan ahklak dan budi pekerti anak di tengah disrupsi jaman. Perubahan drastis yang merusak kerangka norma kehidupan yang sudah di bangun puluhan tahun.

” Sebab keluarga merupakan benteng utama yang membentuk ahklak dan budi pekerti anak ‘ Jelas Ketua Yayasan Indonesia Maju dan Berbudaya yang akrab di sapa Gus Andi.

Di tambahkan Gus Andi, kesetaraan gender saat sudah tidak lagi menjadi persolan bagi para perempuan, sebab banyak Kartini menjadi ujung tombak penentu kebijakan baik di lembaga pemerintah maupun swasta, ataupun di sektor sektor lainya.

Kewajiban perempuan dalam mengasuh dan mendidik anak yang dulu banyak di anggap tidak memberikan kontribusi terhadap peran wanita adalah anggapan keliru.

Justru tugas dan kewajiban pokok perempuan dalam mendidik dan mengasuh anak saat ini menjadi benteng bagi bangsa dan negara terhadap pembentukan para generasi muda di masa yang akan datang.

Untuk itu melalui refleksi Hari Kartini, kita dapat mencontoh perjuangan R.A Kartini dalam membuat perubahan bagi bangsa dan negara demi untuk Indonesia yang maju dan berbudaya, pungkas Dr. Andi Budi./jk



Komentar

Berita Lain