oleh

Erupsi Lagi, Begini Rekomendasi ESDM Agar Menjauh Dari Zona Rawan Semeru

-Berita-3.212 views

LOKABALI.COM – Masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru di minta terus mewaspadai datangnya bahaya banjir lahar dingin jika sewaktu waktu hujan lebat turun di atas puncak gunung Semeru.

Di kutip dari laman web magma ESDM. go.id, pada Selasa pagi (7/12) sekitar pukul 05.54, Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu kurang lebih sekitar 1000 m di atas puncak ( 4776m di atas permukaan laut ).

Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 267 detik.

Sementara itu dari laman web, ESDM merekomendasikan:

1. Masyarakat / pengunjung / wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 1 Km dari kawah atau puncak Gunung Semeru dan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara – selatan. Serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak G. Semeru. Radius dan jarak rekomendasi ini akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya.

2. Agar Masyarakat menjauhi atau tidak beraktivitas di area terdampak material awan panas karena saat ini suhunya masih tinggi.

3. Perlu diwaspadai potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan.

4. Mewaspadai ancaman lahar di alur sungai/lembah yg berhulu di G. Semeru (mengingat banyaknya material vulkanik yg sudah terbentuk)./ sumber : magma. ESDM

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain