oleh

Peroleh Marga Batak, Henry, Sesuatu Yang Membanggakan dan Mengharukan

-Tradisi-342 views

LOKABALI.COM-Advokat yang juga Plt Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi DPP Partai Golkar, Henry Indraguna, secara adat memperoleh gelar marga Purba dari suku Batak Karo

Gelar marga di berikan melalui prosesi upacara adat pemberian marga kepada seseorang yang bukan keturunan suku Batak Karo, bertempat di Balai Zeqita Berastagi, Sumatera Utara. Kamis(8/4/21).

ITB-STIKOM-Bali
Keterangan foto : Henry Indraguna bersama istrinya memperoleh kehormatan marga batak karo. /foto: istimewa

Proses pemberian marga dilakukan dengan cara mengangkat seseorang yang bukan dari keturunan Batak melalui keluarga keturunan Batak yang sudah ditunjuk

Henry, secara pribadi ia sangat bangga dan terkesan dengan marga purba, karena semasa muda ia pernah berteman akrab dengan seseorang bermarga purba.

” Usai diangkat dan diberi marga Purba, saya dianggap bagian dari keturunan sah dan berhak menyandang salah satu marga Purba di Batak Karo. Saya sangat bangga sekali,” Ungkap Henry dalam keteranganya.

Upacara pemberian marga di lakukan tokoh adat melalui Jenda Muli Purba dengan memberikan nama marga Purba kepada Henry, sehingga sejak itu namanya menjadi Henry Indraguna Purba.

‘ Henry sah menjadi warga Karo bermarga purba, bere-bere Tarigan, dan di harapkan dapat menjaga nilai nilai budaya karo dalam kehidupan sehari-hari,” Ujar Jenda Muli Purba didampingi kalimbubu, Indra Sakti Tarigan Sibero dan anak beru, Wimpi Sembiring.

Sementara itu di waktu yang sama istri tercintanya juga memperoleh marga Batak Karo dibelakang namanya menjadi Tarigan.

Bukan hal yang mudah bagi seseorang untuk mendapatkan gelar atau penghargaan, sebab sebelum memperoleh gelar lebih dulu harus diberi marga.

Pemberian marga merupakan sesuatu yang besar, sakral, dan biasanya akan di gelar dengan acara pesta, namun besar kecilnya pesta tergantung pada masing masing orangnya.

Setelah mendapat marga, barulah orang tersebut bisa mendapat gelar atau penghargaan. Akan tetapi konsekuensi yang harus dia dapat, jika ada pesta adat orang tersebut harus menghadirinya, mewakili marga yang sudah dia peroleh.

Dikatakan Henry, proses pemberian marga baginya merupakan sesuatu penghargaan yang sangat membanggakan sekaligus mengharukan.

“Saya mengucapkan terimakasih atas semua proses, dan Sumut telah menjadi rumah kedua bagi saya,” Tukas Henry Indraguna/ Jk



Komentar

Berita Lain