oleh

Perjalanan Wayang Diakui UNESCO Namun Belum Populer

-Tradisi-659 views

LOKABALI.COM – Hari memperingati wayang sedunia disepakati pada tanggal 7 November. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Profesor Dr. Sarwanto S.Kar, M.Hum, menjelaskan, peringatan tersebut didasarkan pernyataan dari UNESCO.

7 November tahun 2003, UNESCO menyatakan, wayang merupakan master piece atau karya unggulan warisan budaya dunia.

“Sebenarnya kita di sini bukan memperingati hari wayang dunia. Namun hanya menegaskan bahwa budaya wayang kita sudah diakui oleh dunia melalui UNESCO,” jelas Profesor Sarwanto.

Menurutnya, jika masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat seniman menyepakati dan menganggap bahwa hari itu sebagai hari wayang dunia adalah sah dan wajar-wajar saja.

Hanya saja, sejak diproklamirkan wayang sebagai karya unggul warisan budaya dunia oleh UNESCO, belum ada kegiatan yang berarti dari masyarakat Indonesia.

“Sejak tahun 2003 hingga tahun 2012, nyaris tak ada kegiatan yang dianggap bisa merespon atau mengapresiasi hari wayang tersebut dengan baik,” tambahnya.

Padahal menurut Sarwanto, ketika UNESCO membuat pernyataan tersebut sudah melewati serangkaian penelitian yang sangat lama, menghabiskan dana besar, serta detail.

“Jadi apa yang sudah dilakukan badan bergengsi dunia itu, janganlah menjadi hal yang sia-sia. Karena di Indonesia, jika akhirnya malah tidak tahu untuk dibuat apa, atau diapakan, tentu jadi hal yang sangat lucu,” ujarnya.

UU No. 5 Tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan menyebutkan semua masyarakat, terutama pihak-pihak atau lembaga terkait harus melindungi, menjaga, membina, serta mengembangkan setiap jenis warisan budaya bangsa. Apalagi warisan yang sudah diakui oleh dunia (UNESCO). (Med)

Komentar

Berita Lain