oleh

Pengembangan Potensi Wisata Yang Sejalan Dengan Ruh Kota Solo Sebagai Kota Pelestari Budaya, Adat Dan Tradisi

LOKABALI.COM-Keraton sebagai pemangku adat dan budaya Nusantara tak lepas dari perjalanan sejarah yang pernah ia miliki. Di kota Solo, keberadaan Keraton Kasunanan Surakarta tidak hanya menjadi ruh terhadap kebudayaan itu sendiri, akan tetapi juga memiliki peran penting dalam kemajuan dan pembangunan sektor wisata di Kota Surakarta.

Hanya saja kondisi bangunan cagar budaya di keraton Solo saat ini kondisinya banyak yang rusak bahkan diantaranya ada juga bangunan yang ambruk.



” Sehingga jika tidak segera di renovasi, di khawatirkan akan semakin bertambah rusak bangunan benda cagar budaya warisan kejayaan Mataram Islam di Keraton Kasunanan Surakarta.’ Jelas Kanjeng Pangeran Dr. H. Andi Budi S, SH, M. ikom.

KP.Dr.H.Andi Budi, SH. M. Ikom

Sentana dalem yang juga pemerhati budaya ini menyampaikan, sudah puluhan tahun sejak era orde baru Keraton Solo tak tersentuh oleh pembangunan, imbasnya banyak bangunan cagar budaya rusak, salah satunya adalah tembok Prabuwinatan dan atap gedong kereta di sebelah barat kori kamandungan.

‘Kondisi tersebut jika tidak segera di benahi di khawatirkan akan merusak bangunan yang ada di sebelahnya ‘ Terang Ketua Yayasan Forum Indonesia Maju dan Berbudaya.

Tahun 90an gedong kereta merupakan tempat jujugan para wisatawan berkunjung di Keraton Solo. Tempat tersebut menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Surakarta. Akan tetapi sejak kondisinya rusak tidak terawat, spot wisata tersebut sekarang hanya tinggal kenangan.

Padahal jika di rawat dan di kembangkan dengan baik gedong kereta tidak hanya menjadi spot kunjungan wisata di keraton Kasunanan Surakarta, akan tetapi juga akan menjadi destinasy wisata di Kota Solo.

Di akui Dr.H. Andi Budi, pengembangan sektor wisata di kota Solo tidak bisa lepas dari peran keberadaan Keraton Kasunanan Surakarta.

Oleh karena alasan tersebut maka Pemerintah selaku pemangku kebijakan harus andil dalam pelestarian bangunan cagar budaya di Keraton Kasunanan Surakarta.

‘ Sebab tanpa peran pemerintah tidaklah mungkin aset warisan bangsa tersebut dapat di selamatkan.” Jelas KP. Dr. H. Andi Budi S, SH, M. Ikom.

Di tambahkan KP. Dr.H.Andi Budi, mengutip apa yang pernah di sampaikan oleh ketua PBNU, Prof. Dr. Kyai Said Aqil Siraj, bahwa kebesaran sebuah bangsa terletak pada keluhuran budayanya, sehingga atas dasar filosofi tersebut, maka pelestarian budaya baik yang berbenda ataupun yang tak berbenda mutlak harus dilakukan. Agar warisan budaya yang kita miliki tetap lestari sepanjang masa.

Sementara itu khusus di Kota Solo, program Walikota Surakarta Gibran Rakabumingraka yang akan memajukan dan mengembangkan destinasi budaya dan pariwisata di Kota Surakarta Andi menyampaikan, pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah bersama para pemangku budaya yang ada.

Agar dalam mengembangkan destinasi wisata sejalan dengan ruh yang ada di Kota Solo, sebagai kota pelestari budaya, adat dan tradisi, pungkas KP. Dr.H.Andi Budi, SH.M.Ikom (*)



Komentar

Berita Lain