oleh

Forum Budaya Mataram,Turut Andil Sebagai Pelestari Budaya

LOKABALI.COM-Yayasan Forum Budaya Mataram yang di inisiasi para budayawan dan tokoh masyarakat, secara resmi di bentuk kepengurusanya di kota Solo. Sabtu pagi (6/7/19).

Duduk sebagai dewan penasehat diantaranya H.Mashuri, M.si, KH Joko Parwoto, ST. Al Hafidz, Aryo Hidayat Adiseno SH, M.H. DR.Agus Utomo,MM dan para tokoh lainya.

Sedangkan ketua dan sekretaris di jabat oleh BRM.Kusuma Putra, SH.MH dan Agung Herdiyanto, S.E, M.si.

Dalam keteranganya, salah satu pendiri Yayasan Forum Budaya Mataram, H.Mashuri,S.E M.si mengatakan, berdirinya FBM sebagai wujud kepedulian para tokoh masyarakat dan budayawan di dalam melestarikan budaya bangsa yang adi luhung.

‘ Utamanya, adat tradisi, seni budaya, kearifan lokal, benda cagar budaya dan heritage ‘ Jelasnya.

Mashuri merasa prihatin atas merebaknya budaya asing yang masif melalui internet. Jika hal ini tidak di tangkal lewat kepedulian terhadap budaya sendiri, di khawatirkan generasi muda yang akan datang akan kehilangan jati diri.

Berbagai ajaran yang masuk seharusnya mampu di pilih dan dipilah dengan bijak, agar tidak serta merta di adopsi.

Berdirinya Forum Budaya Mataram tegas Mashuri, tidak hanya menjadi wadah nguri uri budaya lintas keraton di seluruh Nusantara, tetapi juga akan berperan aktif menjaga warisan peninggalan cagar budaya di Nusantara.

FBM akan membantu pemerintah menjadi agen event budaya di dalam melestarikan keragaman budaya kearifan lokal.

Yang sama, Ketua FBM, BRM.Kusuma Putra menjelaskan, pihaknya akan bersinergi dengan Pemerintah memberikan masukan sekaligus fungsi kontrol terhadap pelestarian keaneka ragaman peninggalan budaya di Nusantara.

‘ Baik seni budaya, situs sejarah ataupun kearifan lokal ‘ jelasnya.

Masih menurut Kusuma, di libatkanya berbagai unsur ke dalam struktural kepengurusan, karena FBM bukanlah organisasi kelompok ataupun politik, tetapi murni yayasan pelestari budaya yang berjalan pada nilai nilai keragaman budaya.

Sebagai bangsa besar yang memiliki ribuan pulau, ratusan kerajaan dan jutaan budaya di seluruh pelosok tanah air, tentunya keragaman menjadi kekuatan jika kita mampu mempererat rasa persatuan bersama.

Oleh karena itu hal inilah yang mendasari berdirinya Forum Budaya Mataram pada tanggal 28 Desember 2018, mempererat persatuan dan kesatuan didalam misi dan visinya melestariakan keanekaragaman adat tradisi budaya bangsa, Pungkas Ketua FBM, Kusuma Putra. ( Jk )

Komentar

Berita Lain