oleh

Persiapkan Diri Mulai Sekarang, Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital di Tahun 2030

-Techno-3.381 views

Ini untuk mendukung usaha bisnis digital seperti UMKM, E-Commerce, Edutech, Healthtech, dan lain-lain. Ini peluang bagi para lulusan teknologi Informasi.

Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti (WDS) Denpasar yang merupakan induk ITB STIKOM Bali Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., C.A, dalam welcome speech menyatakan, Kuliah Industri ini untuk memperkenalkan dunia kerja kepada mahasiswa agar menghasilkan link and match atau kesetaraan dan kesepadanan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Kuliah Industri ini merupakan salah satu agenda akademik yang wajib diikuti oleh seluruh civitas mahasiswa ITB STIKOM Bali untuk memperluas wawasan pengetahuan berkaitan dengan dunia kerja dI bidang IT,” kata Dharmadiaksa.

Ketua Panitia Kuliah Industri ITB STIKOM Bali Bagus Made Sabda Nirmala, S.Si, M.Eng menjelaskan, topik yang dibahas adalah topik kekinian.

Mulai dari e-commerce, data science-augmented reality, creative content, cyber security, digital marketing and branding, NFT pada industri kreatif grapich design, blockchain and crypto currency, creativepreuneur, industry food and beverage, cloud platform technology, dunia saham dan investasi hingga industri software engineering.

Disebutkan, narasumbernya antara lain Furin Ongko (Lead Technical Program Manager Amazon Web Services), yang mengupas peran penting teknologi cloud computing di masa new normal, I Putu Gede Rahman Desyanta (CEO kepeng.id) membahas pengaruh crypto currency dan teknologi blockchain di masa depan.

I Putu Sudiarta (CEO PT Bamboomedia Cipta Persada) membahas tentang content creator, perancang sepatu dan pemilik paten Niluh Djelantik memaparkan pemanfaatan dan pemaksimalan aplikasi e-commerce di era new normal.

Pendiri dan CEO Digital Lontar Nusantara I Wayan Lovayana membahas Data Science dan Machine Learning melalui Game Augmented dan Virtual Reality, mantan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra membagi pengalamannya bagaimana menjadi kreatif dan berpenghasilan di usia muda, dan Yus Sudbya CEO Info Denpasar.

Menurut Bagus Sabda, sasaran utama dalam kuliah industri ini adalah mahasiswa aktif STIKOM Bali yang disiapkan untuk menjadi sumber daya manusia berdaya saing tinggi. Hal itu menurutnya, menjadi bekal kompetisi di era revolusi industri 4.0.

“Walaupun acara ini digelar secara daring tapi kami berharap para mahasiswa dapat mengikuti kuliah industri ini secara serius. Ini untuk menambah pengetahuan, wawasan bisnis dan tentu pengalaman yang bisa contoh dari para narasumber,” kata Bagus Sabda. (LBc50)

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain