oleh

Penjebolan Tembok Bangunan Bersejarah Terjadi Lagi Di Kartasura, Kali Ini Menyasar Dalem Singopuran

-Berita, Budaya-2.268 views

LOKABALI.COM- Masih jelas dalam ingatan kita, peristiwa di jebolnya tembok bekas bangunan Keraton Kartasura dengan bego di Desa Pucangan yang menuai banyak keprihatinan dari para pelestari budaya dan pewaris dinasti Mataram Islam di tanah Jawa.

Kini peristiwa penjebolan tersebut terulang kembali di Kartasura. Tembok bangunan Dalem Singopuran di Desa Singopuran RT 02, RW 02, Kartasura yang di perkirakan seusia dengan Keraton Kartasura di jebol dengan mengunakan alat berat bego.

Peristiwa tersebut di ketahui pada hari Jumat pagi (8/7) sekitar pukul 09.00WIB oleh Harjanto, Kepala Desa Singopuran yang menerima laporan dari warga.

Kejadian pembongkaran tembok yang di diduga bangunan cagar budaya untuk yang kedua kalinya ini seakan membuktikan, lemahnya penyelamatan dan upaya pelestarian bangunan cagar budaya.

Terbukti, dalam kurun waktu yang tak begitu lama dari kasus penjebolan pertama, penjebolan kedua bangunan yang di duga obyek cagar budaya terjadi lagi di Kartasura. Bahkan proses hukum kasus penjebolan tembok bekas bangunan keraton Kartasura di Pucangan sampai saat ini juga masih belum rampung.

Menurut pengakuan salah satu cucu trah Dalem Singopuran di katakan, bahwa tanah tersebut dulu merupakan tanah  eyangnya. Dari Eyangnya kemudian di turun waris ke orang tuanya dan saudara saudaranya. Oleh salah seorang ahli waris, hak waris milik keluarga yang lain kemudian di toroki dan menjadi hak milik keluarga Sumaryo.

Keterangan gambar : Yan, salah satu trah keluarga Singopuran / Foto : Lokabali

Seiring dengan berjalanya waktu dan  alasan ekonomi,  Dalem Singopuran kemudian di jual lagi ke orang lain.

‘Dulu tembok yang di robohkan itu ada gapuranya, pintu akses keluar para tamu yang datang ke Dalem Singopuran’, jelasnya

Luas tanah Dalem Singopuran seingatnya kalau tidak salah kurang lebih 8000m2. Sedangkan Dalem Singopuran merupakan satu dari sekian banyak rumah kanjengan yang di bangun di masa Pemerintahan Keraton Kartasura. Selain Dalem Singopuran juga ada Dalem Ngabeyan dan Pabelan.

Akan tetapi yang masih tersisa saat ini hanya Dalem Singopuran, meski hanya temboknya saja. Letak bangunan dalem Singopuran masih asli, namun kondisi bangunan sudah banyak yang direnovasi akibat faktor usia dan kerusakan.

Pasca penjebolan tembok Dalem Singopuran, aparat Kepolisian dari Polsek Kartasura lantas bertindak cepat memasang garis police line di lokasi untuk memastikan keamanan TKP.

Keterangan gambar : AKP Mulyanta, selaku Kapolsek Kartasura /foto: Lokabali

‘ Setelah menerima laporan warga kami langsung berkoordinasi dengan BPCB dan mengamankan TKP agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan. Karena kewenangan penyelidikan berada di PPNS BPCB, Jelas AKP Mulyanta, selaku Kapolsek Kartasura.

Tembok yang di robohkan sepanjang 26 Meter, tinggi 3,30m, lebar 0,75 m, tukasnya . /jud

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain