LOKABALI.COM- Noval Bachrum Ulum (22), Mahasiswa Pecinta Alam dari Fakultas Kedokteran UNS Solo mengalami nasib naas terjatuh ke dasar Luweng Braholo di Padukuhan Ngandong, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Gunungkidul pada pada Minggu pagi (26/3).
Baca juga : Merapi Nagih Janji, Para Penguasa Gunung Merapi
Noval datang ke Luweng Goa Braholo bersama lima orang rekanya sekitar pukul 09.00. Ia bersama kedua orang temannya lantas memasang tali pengaman di atas tebing. Setelah tali terpasang, kemudian Noval beserta rekannya mencari titik ancor untuk menalikan tali karmantel untuk menuruni goa.
Setelah korban menemukan titik yang akan digunakan sebagai ancor, ia kemudian mengikatkan tali pada batu. Namun naas, saat korban akan menaruh bantalan tali karamantel, tiba-tiba ia tergelincir dan terjatuh.
Sementara itu Kasi Humas Polres Gunung Kidul, Iptu Suranto dalam keteranganya menyampaikan, saat terjatuh korban sempat tertahan tergantung tali pengaman. Akan tetapi karena beban terlalu berat, batu yang di gunakan untuk menahan tali pengaman tidak kuat dan hancur. Korban akhirnya terjatuh ke dasar luweng
Saat di temukan kondisi korban tersangkut di dinding goa di kedalaman sekitar 37meter dengan kondisi sudah meninggal dunia.
Oleh tim evakuasi korban berhasil di angkat sekitar pukul 17.00 WIB bersama tim gabungan Satlinmas Rescue wilayah 1 dan 2, Basarnas, sukarelawan hingga petugas dari kepolisian dan TNI. Setelah memakan proses evakuasi selama kurang lebih 5 jam. (*)














Komentar