oleh

Belajar Budidaya dan Pemanfaatan Daun Kelor Dengan Murah Berkelas Ekspor Di Kampoeng Kelor Adi Soemarmo

-Education-2.530 views

LOKABALI.COM- Tak banyak yang tahu, jika daun pohon kelor memiliki begitu banyak manfaat yang sangat besar bagi kesehatan tubuh kita.

Tidak hanya dapat mencegah dan mengobati penyakit yang sulit di sembuhkan, akan tetapi juga dapat mencegah stunting pada ibu hamil.

Manfaat daun kelor tidak hanya dapat di budidaya untuk jamu, namun juga untuk makanan dan minuman seperti sayur sayuran, teh, coklat, es cream, kopi dan lain sebagainya.

Begitu juga di manfaatkan untuk kecantikan dan berbagai jenis produk obat. Hanya saja, untuk memanfaatkan daun kelor, tentu kita harus tahu cara mengolahnya, agar kandungan gizi pada daun tersebut tetap tinggi.

Untuk belajar berbagai hal tentang budi daya daun daun kelor dan cara memanfaatkanya, kita dapat berkunjung ke wisata edukasi Kampoeng Kelor Adi Soemarmo, Solo yang lokasinya berada di seberang jalan bandara Adi Sumarmo.

Di Kampoeng Kelor kita tidak hanya belajar cara menanam dan memanen daun dengan benar, namun juga dapat melihat hasil produk daun kelor yang sudah di ekspor di berbagai negara di Eropa .

Dari mulai makanan, minuman, kapsul, teh celup, coklat, es cream, pupuk, kosmetik dan berbagai produk produk lainya.

Di Kampoeg Kelor Ai Dudi Krisnadi, kita dapat belajar secara lengkap dan gratis, sehingga dapat menjadi modal bagi kita dalam berwirausaha, selain membangun kepedulian kita dalam merawat alam dan lingkungan.

‘ Kampoeng Kelor yang berlokasi di Taman Wisata Dirgantara Bandara Adi Soemarmo ini memiliki visi menjadikan kelor sebagai asupan nutrisi bangsa yang mudah dan murah untuk generasi emas di tahun 2045: Kata Dudi Krisnandi menyampaikan visi wisata edukasi dan kesehatan di Kampoeng Kelor Adi Soemarmo.

Visi tersebut di sampaikan mengingat saat ini problematik stunting menjadi isu utama bagi perkembangan anak menuju indonesia emas 2045. Nutrisi yang terkandung di dalam daun kelor dapat mencegah stunting saat janin tumbuh dalam kandungan. Apalagi daun kelor dapat kita dapatkan dengan mudah di kebun dan halaman rumah, sehingga murah dan mudah.

Masyarakat hanya butuh edukasi cara mengolah dan memanfaatkanya, dan edukasi tersebut dapat di lakukan di Kampoeng Kelor dengan gratis.

Dudi tambahkan, di Kampoeng Kelor kita dapat belajar tentang budidaya dan pengolahan tanaman kelor menjadi berbagai produk pangan sesuai dengan pemanfaatanya. Juga ada resto dengan bahan tanaman kelor. Penelitian dan pengembangan yang bekerjasama dengan institusi pendidikan, serta memberikan pendampingan usaha berbasis daun kelor.

Dudi berharap masyarakat memiliki kesadaran bahwa sebenarnya bangsa ini memiliki banyak ribuan tanaman obat yang dapat di olah dan di budi daya wirausaha murah namun memiliki hasil yang sangat besar./ Jk

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain