oleh

Ritual Her Samirono Merti Umbul Tirta, Menjaga Keberlanjutan Sumber Mata Air

-Budaya, Tradisi-2.161 views

LOKABALI.COM-Sebagai bentuk rasa kepedulian para budayawan terhadap kondisi alam sekitar, komunitas pegiat budaya Niki Jowo Mligi bersama Griya Budaya Kemuning, Senin pagi(6/3) menggelar ritual sedekah Her Samirono Merti Umbul Tirta di kawasan Kebun Teh Kemuning, Karanganyar.

‘ Kegiatan ini sebagai bentuk wujud rasa syukur kami kepada Tuhan Yang Maha Esa, khususnya alam sekitar yang sudah memberi berkah sumber mata air bagi keberlangsungan hidup masyarakat desa ‘ Jelas Ririn dalam keteranganya.

Baca juga : Kenaikan tahta yang pertama kgpaa mangkunegoro x di gelar di pura mangkunegaran

Owner Griya Budaya Kemuning tersebut menambahkan, melalui ritual ini kami ingin menyampaikan pesan, pentingnya sumber mata air bagi kehidupan seluruh mahkluk ciptaan Tuhan di dunia. Tidak hanya manusia, binatang dan tumbuh tumbuhan, namun juga mahkluk tak kasad mata.

Keberadaan sumber mata air tak lepas dari kondisi alam sekitar. Oleh sebab itu, keselarasan dan kelestarianya menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya. Agar anak cucu di masa depan masih dapat merasakan manfaatnya.

Sementara itu selaku budayawan pelaku ritual Her Samirono Merti Umbul Tirta, Ki Lawu Warta mengatakan, sedekah Her Samirono merupakan kepedulian manusia membangun keselarasan hidup dalam rangka memayuhayuning bawana.

Konsep memayuhayuning bawana tidak hanya menjaga dan melestarikan alam semesta saja, akan tetapi juga menjaga hubungan antara manusia dengan Tuhan Sang Maha PenciptaNya.

Oleh karena itu dalam upacara ritual Her Samirono Merti Umbul Tirta, di lantunkan mantram kidung daya linuwih sebagai bentuk permohonan agar di lebihkan dan di berikan kekuatan dalam menjaga dan melestarikan sumber mata air.

Esensi dari sedekah Her Samirono sendiri yakni menjaga ruang kehidupan sekitar, dalam hal ini adalah udara atau oksigen yang baik, bersih dan cukup. Untuk itu pada prosesi sedekah Her Samirono di lakukan penanaman pohon di sekitar sumber mata air.

Dengan harapan pohon tersebut akan tumbuh menjadi besar, kokoh dan kuat. Mampu menjadi penjaga dari timbulnya bencana alam. Memberikan oksigen dan memangku ketersediaan mata air di sekitarnya.

Pohon sebagai simbol pertapa suci yang teguh dan kokoh. Memberikan manfaat bagi segala kehidupan mahkluk hidup di alam semesta. / Jk

 

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain