“ Setiap hari menu makan gratis di tempat kami berbeda beda, agar masyarakat umum yang mampir tidak bosan ‘ Ujar Kusyani saat di tandangi Lokabali di rumahnya
Bagi Kusyani, menolong merupakan kebahagian tersendiri yang tak dapat ia ungkapkan melalui kata kata. Apalagi jika ia berhasil menyelamatkan seseorang yang kritis dengan mengantarnya ke rumah sakit. Meski terkadang dalam membantu mayarakat tersebut, tak jarang ia juga kerap menperoleh cemoohan dan cacian akibat kesalahpahaman atau ketidak tahuan sebagian masyarakat.
Akan tetapi bagi Kusyani hal itu bukanlah menjadi soal, sebab sebagai umat manusia kita di wajibkan saling tolong menolong, sebab sebaik baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk sesama.
Untuk itulah Kusyani merekrut dan mendidik anak anak muda putus sekolah, agar mereka memiliki kepekaan sosial dan berjiwa suka menolong tanpa pamrih.
‘ Relawan G4S Rescue kebanyakan anak anak muda usia 16 sampai 47 tahun ‘ Ujar Kusyani menyampaikan usia para anggotanya.
Untuk mengasah skil para anggotanya, Kusyani kerap menjalin Kerjasama dengan instansi terkait kebencanaan, seperti Damkar, BPBD dan komunitas relawan lain untuk memberikan workshop ketrampilan kebencanaan.
Baca juga : Buka Pesta Kesenian Bali ke 4, Megawati Ingatkan Pentingnya Kebudayaan













Komentar