oleh

Film Empu Raih AICEF Price for Cross Cultural Filmmaking

LOKABALI.COM – Program pertukaran lintas budaya pembuat film American Indonesian Cultural and Educational Foundation (AICEF), meloloskan sutradara asal tanah air, Harvan Agustriansyah, dengan karya Sugar on the Weaver’s Chair atau ‘Empu’. Film ini terseleksi meraih AICEF Price for Cross-Cultural Filmmaking. Ditampilkan pada Middlebury New Filmmakers Festival di Middlebury, Vermont, Amerika Serikat mulai 25 hingga 29 Agustus 2021.

Film ‘Empu’ yang berdurasi 60 menit mengisahkan kekuatan seorang perempuan tanpa perlu menggeser posisi laki-laki dalam kehidupan sosial. Berangkat dari kisah nyata, film ini mengangkat cerita tiga perempuan dari latar belakang berbeda. Mereka adalah Yati diperankan oleh Tiara Arianggi, Sutringah oleh Annisa Hertami, dan Maria sebagai Putry Moruk.

ITB-STIKOM-Bali

“Yati adalah anak seorang pengusaha lurik yang difabel dari Klaten. Sementara Sutringah adalah istri seorang penderes gula yang hidup susah di Banyumas. Lalu Maria adalah seorang pengrajin kain tenun di Kupang,” jelas Harvan Agustriansyah, Minggu, 28 Agustus 2021.

Sebelumnya, Harvan telah mendapatkan penghargaan Film Pendek Terbaik 2017 di 4th Chennai International Short Film Festival, India. Juga di Shared Sight International Short Film Festival di Rumania, dan Asia Peace Film Festival 2017 di Islamabad, Pakistan, melalui film pendeknya berjudul Pangreh (The Silent of Mob).

Produser MNFF Lloyd Komesar, juga mengundang Atdikbud Popy untuk bersama-sama mengisi sesi diskusi setelah pemutaran film Indonesia tersebut. Para pemerhati film dan produser sangat antusias karena film karya Harvan mampu menampilkan cerita kisah nyata yang otentik.

“Melalui karyanya, Harvan berhasil memotret perjuangan mereka menanggulangi permasalahan untuk bertahan hidup,” demikian apresiasi Atdikbud Popy.

Sementara itu, Presiden AICEF Wayne Forrest menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington, D.C. dan memberikan apresiasi kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Washington, D.C., Popy Rufaidah, yang hadir sekaligus sebagai salah satu Anggota Pengelola AICEF.

“Terima kasih juga kepada Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York, Dr. Arifi Saiman atas dukungannya,” ucap Wayne.

Program pertukaran lintas budaya pembuat film oleh AIECEF bekerja sama dengan Middlebury New Filmmakers Festival (MNFF) dan Bali International Film Festival. (Ros)



Komentar

Berita Lain