Melihat Calon Arang yang tengah tertidur pulas di atas bale, para prajurit lantas mengeluarkan pedang untuk berjaga jaga kemudian menangkapnya. Saat pedang akan di hujamkan ke tubuh Calon Arang, tiba tiba tangan para prajurit kaku tak dapat di gerakan.
Kemarahan Calon Arang memuncak, wajahnya berubah merah menyala. Mata, hidung dan telinganya membara merah menyala membakar para prajurit.
Beberapa prajurit yang berhasil lolos lari tunggang langgang menyelamatkan diri. Mereka yang berhasil lolos lantas menghadap para Bupati dan menceritakan peristiwa yang terjadi dialaminya. ( Bersambung )






Komentar