oleh

Persiapkan Diri Mulai Sekarang, Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital di Tahun 2030

-Techno-3.370 views

LOKABALI.COM – Tak kurang dari 3.062 mahasiswa ITB STIKOM Bali selama dua hari, Kamis dan Jumat, mengikuti kuliah industri dengan menghadirkan 12 narasumber yang ahli atau praktisi.

Acara ini dibuka secara online dari Jakarta oleh Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM (Deputi IV Bidang Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Acara juga digelar secara online oleh pejabat struktural di Aula ITB STIKOM Bali dan para mahasiswa ITB STIKOM Bali dari rumahnya, Kamis (06/01/2022) .

Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, Pandemi Covid-19 ternyata ikut mengakselerasi adopsi bisnis digital. Hal ini terutama disebabkan oleh perubahan perilaku dan aktivitas masyarakat, diikuti dengan berbagai perkembangan model bisnis yang makin terdigitalisasi.

Tren pemanfaatan terlihat dari meningkatnya berbagai aktivitas dan belanja, seperti bekerja secara online, telemedicine dan juga layanan keuangan digital.

Disebutkan, pada tahun 2030, diprediksi 30 persen kegiatan pemenuhan konsumsi, terutama di negara-negara maju, akan dilakukan secara online yang akan mendorong peningkatan pembayaran digital.

Komposisi masyarakat di masa depan juga akan didominasi anak muda, para digital nettist, seperti mahasiswa ITB STIKOM Bali yang sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi yang sekaligus menjadi pelaku dan penopang utama konsumsi global.

Sinyal adaptasi menuju More Society 5.0 semakin kuat terlihat dari studi yang dilakukan oleh Google dan Temasek tahun 2021 yang menyatakan, di tahun 2020, sekitar 75 persen penduduk ASEAN telah terkoneksi internet dengan jumlah pengguna sebanyak 440 juta orang.

Studi itu juga mengungkap, 350 juta orang memanfaatkannya untuk layanan ekonomi digital dan 60 juta diantaranya adalah pengguna baru sejak merebaknya pandemi covid-19.

“Gambaran ini menunjukkan pada 10 atau 20 tahun mendatang tidak ada lagi istilah ekonomi digital karena semua ekonomi sudah terdigitalisasi,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Kominfo RI, kata Mohammad Rudy Salahuddin, hingga tahun 2030 mendatang, Indonesia membutuhkan tambahan 9 juta talenta digital atau sekitar 600 ribu orang per tahun.

Follow Lokabali.com di Google News



Komentar

Berita Lain