LOKABALI.COM – JNE Kantor Cabang Denpasar memfasilitasi UMKM di Bali dalam meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Hal itu, kata Branch Manager JNE Denpasar Alit Septiniwati, menjadi bagian dari coorporate social responsibility (CSR) perusahaan jasa pengiriman logistik itu.
Selama ini pihaknya melihat, banyak UMKM yang mampu menghasilkan produk unggul. Namun, justru produk itu justru memberikan keuntungan lebih banyak untuk para tengkulak.
Alit menjelaskan, kelemahan UMKM selama ini ada pada cara pengemasan produk atau packaging.
“Jadi justru para tengkulak itu mengambil keuntungan lebih dengan mengemas ulang produk UMKM yang dijual kembali dengan brand mereka sendiri,” ujar Alit kepada Lokabali.com, Jumat, 31 Desember 2021.
Untuk mengoptimalkan pelaku UMKM di daerah, JNE Kantor Cabang Denpasar menggandeng Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) di Kabupaten/Kota, mengadakan pelatihan untuk para pelaku industri kerakyatan.
JNE juga menggandeng Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) dalam memperkokoh ekonomi kerakyatan untuk para pelaku UMKM.
“Kita sangat concern dengan pertumbuhan UMKM daerah, mereka berpotensi menjadi besar dan harus disupport agar tetap eksis,” Alit Septiniwati menjelaskan.
Cara yang ditempuh JNE Denpasar ini juga upaya perluasan pasar yang saling menguntungkan untuk para pelaku industri kecil dan menengah.
“Yang terpenting bagi kami, produk mereka terjual dulu, dan kami tetap mendukung dalam mengantarkan barang kiriman para mitra kita di UMKM,” kata Alit.
JNE Kantor Cabang Denpasar sendiri telah memiliki sejumlah terobosan di tahun 2022. Manajemen JNE Kantor Cabang Denpasar nantinya, akan lebih sering turun ke daerah untuk merangkul para UMKM.
“Salah satu masalah yang dihadapi oleh UMKM adalah sedikitnya akses yang mereka dapatkan tentang informasi digital marketing, sehingga banyak yang melewatkan kesempatan dan cara untuk berjualan di dunia digital,” ujar Alit Septiniwati. (sys)



















Komentar