LOKABALI.COM- Di tengah ketatnya persaingan wirausaha kuliner pasca pandemi covid19, Bakso Kadipolo yang berlokasi di jalan Yosodipuro atau di depan RS.PKU Muhammadiyah, Solo, memantapkan diri sebagai cita rasanya Bakso asli Solo yang diminati banyak wisatawan.

Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya omset penjualan pada saat lebaran tahun ini, jelas Bono, selaku kepala pemasaran Bakso Kadipolo Solo dalam keteranganya.
Meski di akui Bono, peningkatan tahun ini relatif tak sebesar tahun lalu, namun secara umum rata rata terjadi peningkatan setiap tahunya.
Baca juga : Gaet pasar weekend front one hotel airport launching paket menu coffee brunch
Dikatakan, penghapusan PPKM membuat masyarakat tumpah ruah membangun wirausaha kuliner. Apalagi bertepatan dengan momen bulan syawal. Sehingga pasar wirausaha kuliner semakin bertambah banyak, baik yang kekinian ataupun tradisional asli Solo.
Untuk itu, guna mempertahankan eksistensi pasar kepada para pelanggan, bakso Kadipolo senantiasa menjaga mutu rasa dan pelayanan.
Sebab dua hal ini menjadi baku dalam persaingan jasa wirausaha kuliner.
Salah satu menu bakso Kadipolo yang diminati banyak pelanggan diantaranya, bakso balungan sapi.
Kekuatan cita rasa Bakso Balungan tidak hanya pada bahan baku daging sapi yang di proses secara khusus dengan memakai racikan bumbu asli Musantara untuk menghasilkan cita rasa khas Bakso Kadipolo.
Akan tetapi sensasi menyantap daging balungan sapi diakui para pelanggan, semakin menambah kekuatan cita rasa asli bakso Kadipolo Solo.
‘ Untuk itu tidaklah mengherankan, jika banyak pelanggan dari luar kota yang memesan Bakso Kadipolo menggunakan jasa kurir, demi untuk bisa menikmati kelezatan Bakso Kadipolo, pungkasnya. / Jk
Your message has been sent

















Komentar