oleh

Ketua FBM, Visualisasi Tokoh Sejarah Salah Satu Cara Untuk Melestarikan Budaya

-Budaya-256 views

LOKABALI.COM- Berdirinya patung Sinuhun Banguntapa di simpang PB VI di sambut baik oleh para pemerhati budaya dan pegiat budaya, tak terkecuali Ketua Forum Budaya Mataram, BRM. Kusuma Putra, SH, MH.

Kusuma mengapresiasi langkah Pemkab Boyolali yang mau melestarikan budaya dan mengenang sejarah dengan cara mendirikan patung PB VI di kawasan obyek wisata Sela.

ITB-STIKOM-Bali

‘ Patung PB VI tidak hanya mempercantik kawasan wisata Selo sehingga terkesan asli dan asri, tetapi juga akan mengenalkan PB VI kepada para generasi muda yang datang berwisata ke kawasan Selo ‘ Jelas Kusuma dalam keteranganya.

Visualisasi patung PB VI
tidak hanya menjadi pengingat perjuangan para pejuang di masa silam, tetapi juga akan membawa imaginasi generasi muda terhadap sejarah di masa silam.

‘ Sehingga mereka kenal dan mau belajar tentang sejarah Nusantara ‘ Imbuh Kusuma dalam keteranganya

Kusuma berharap, di bawah patung PB VI diberi prasasti sejarah singkat Sinuhun Banguntapa agar para generasi muda mengenal secara singkat siapa PB VI beserta ketokohanya.

‘ Upaya pelestarian yang di lakukan Pemerintah Boyolali ini mudah mudahan dapat di tiru oleh Pemerintah Daerah yang lain, sesuai dengan situasi dan kondisi budaya di masing masing daerah.’ Ujarnya

PB VI atau yang di kenal dengan sebutan Sinuhun Banguntapa merupakan penguasa Keraton Kasunanan Surakarta yang meninggal di Ambon pada tanggal 2 Juni 1849 di usia 42 tahun.

PB VI pernah berjuang bersama sama dengan Pangeran Diponegoro menentang penjajahan.

Selain kegemaranya menjalani taku bertapa, PB VI di kenal sebagai seorang ahli penyusun strategi ulung. Salah satu keberhasilan beliau dalam menyusun strategi yaitu saat menggembur Benteng Vasternberg bersama pasukan teliksandi Joyomustopo atau yang di kenal sebagai mbah Jebres. /jk



Komentar

Berita Lain