oleh

Desain Baru Kantor Diageo Indonesia Satukan Unsur Seni dan Budaya

LOKABALI.COM – Managing Director Diageo Indonesia Christophe Beau meyakini, konsep ruang bekerja terbuka memberikan ruang bagi karyawan untuk berkolaborasi satu sama lain.

Ditambah dengan konsep yang sarat nuansa etnik akan menciptakan rasa nyaman dan adem.

Hal itu yang mencuat dari kantor operasional Diageo Indonesia di Desa Kaba-kaba, Tabanan. Rampungnya renovasi kantor tersebut menghasilkan desain baru yang unik.

“Sesuai tujuan Diageo yakni, Celebrating life, everyday, everywhere, kami ingin menciptakan tempat kerja, bagi karyawan menyalurkan potensi mereka,” kata Christophe Beau.

Kantor baru tersebut menjadi komitmen Diageo Indonesia untuk menciptakan tempat kerja yang mendukung pertumbuhan profesional dan pengembangan pribadi karyawan.

Diageo dalam skala global percaya, karyawan berada di garis depan dari setiap inisiatif yang dilakukan. Sekaligus, menjadi bagian yang paling berharga untuk mendorong kesuksesan perusahaan.

Desain kantor menampilkan keindahan sentuhan interior yang sarat dengan nuansa Indonesia. Ditambahkan Beau, konsep itu sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Indonesia melalui karya yang terbuat dari kayu, sentuhan batik dan bahan seperti anyaman rotan.

Dalam mendesain kantor itu, Diageo Indonesia bekerja sama dengan interior desainer kenamaan Melati Danes dari Melati Danes Interior.

“Kami yakin konsep ruang bekerja terbuka ini akan membantu karyawan lebih nyaman untuk berkomunikasi, berkolaborasi dan menciptakan ide-ide positif yang bermanfaat bagi bisnis kami dan konsumen,” kata Christophe Beau.

Menghormati kebudayaan lokal sejalan dengan strategi global dari Diageo Indonesia. Produsen minuman berlakohol dan bir terbesar di dunia ini, memiliki target menjadi perusahaan Consumer Packaged Goods (CPG) dengan kinerja terbaik dan bertanggung jawab kepada lingkungan lokal .

Sampai saat ini, kantor Diageo Indonesia di Bali mengantongi pengakuan Program Penilaian Kinerja dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) Biru pasca audit oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Christopher Beau mengatakan, ini merupakan hasil dari upaya Diageo Indonesia dalam memastikan pengelolaan lingkungan pasca produksi aman dan bertanggung jawab.

Selain itu, Diageo Indonesia di Bali juga mendapatkan sertifikasi ISO 9001 atau berstandar internasional di bidang sistem manajemen mutu untuk produk-produk Diageo Indonesia yang diproduksi di Bali.

Termasuk, penghargaan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2018 sebagai perusahaan konsisten dan tepat waktu.

Capaian Diageo Indonesia ini telah melampaui 420 perusahaan lainnya di Tabanan. Manajemen memenuhi kriteria dan mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan terbaik dalam Implementasi BPJS Ketenagakerjaan. Penghargaan diberikan pada bulan Oktober 2018.

“Komitmen kami mendorong menjadi perusahaan CPG di Indonesia dengan performa terbaik dan terpercaya. Kami akan memulai semangat ini dari ‘rumah’ kami, membuat kantor kami menjadi tempat terbaik untuk bekerja,” jelas Christophe Beau. (Jeane/*)

Komentar

Berita Lain