oleh

Cegah Drugs Trafficking dan Ilegal Fishing, 7 Negara Gelar Latihan Gabungan

-Berita-593 views

LOKABALI.COM – Dua kapal nelayan dihentikan oleh pasukan gabungan penegakan hukum maritim Asia Tenggara di Pelabuhan Benoa Bali, Jumat, 28 Juni 2019. Kedua kapal itu ditengarai digunakan untuk penyelundupan Narkoba dan pelaku kejahatan ilegal fishing.

Tim gabungan berasal dari 5 negara yakni, Indonesia dari Badan Keamanan Laut, Filipina, Thailand diwakili oleh Royal Thai Navy, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan Amerika Serikat dengan Coast Guard US.

“Coast Guard AS bekerja sama dengan BAKAMLA, memfasilitasi profesional melalui diskusi kelompok dan pengarahan oleh anggota SEAMLEI dan pokok bahasan ahli. Pertukaran termasuk instruksi pada asrama maritim, dengan latihan praktis langsung,” jelas Direktur Latihan Laksamana Pertama Yeheskiel Katiandagho di Pelabuhan Benoa, Jumat, 28 Juni 2019.

Workshop dan latihan bersama (Latber) digelar mulai 24-28 Juni 2019. Kegiatan difasilitasi oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta melalui Konjen Amerika Serikat di Surabaya.

Dikatakan Yeheskiel, forum sub-regional dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama penegakan hukum maritim dan berbagi informasi diantara negara-negara Asia Tenggara.

Penegakkan hukum maritim Asia Tenggara didirikan pertama kali pada 2012 dengan anggota Thailand, Kamboja, Malaysia dan Vietnam. Kemudian pada 2018, jumlah anggotanya bertambah dengan cakupan Filipina dan Indonesia.

Sementara, Deputi Komando Indo-Pasifik A.S. Direktur Kerjasama Keamanan Brigadir Jenderal Rory Copinger-Symes mengatakan, kejahatan transnasional tidak dibatasi oleh batas fisik, dan tantangan maritim regional.

“Mengatasi tantangan ini membutuhkan kesadaran domain maritim yang lebih besar, transparansi, kerja sama, dan berbagi informasi antar negara,” jelas Rory.

BAKAMLA merilis data penangkapan kapal ikan dalam kurun tiga tahun terakhir. Di tahun 2016 Kapal Ikan Asing yang berhasil ditangkap sebanyak 35 buah dan Kapal Ikan Indonesia sebanyak 17 buah.

Tahun 2017, jumlah penangkapan Kapal Ikan Asing sebanyak 23 buah dan Kapal Ikan Indonesia ada 11 buah, tahun 2018 jumlah Kapal Ikan Asing 10 buah dan Kapal Ikan Indonesia 8 buah. (Jeane)

Komentar

Berita Lain